Pemkab Kuansing Gandeng Telkomsel Percepat Pemerataan Akses Sinyal
Teluk Kuantan – Upaya mewujudkan Kuantan Singingi bebas blankspot terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten Kuansing melalui Diskominfoss menerima kunjungan manajemen Telkomsel Regional Sumbagteng dalam rangka sinkronisasi program peningkatan infrastruktur jaringan, Selasa (24/02/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Diskominfoss Kuansing itu menjadi forum koordinasi teknis antara pemerintah daerah dan pihak operator seluler guna mempercepat pemerataan akses telekomunikasi. Kepala Diskominfoss, H. Doni Aprialdi, SH, MH, menyampaikan bahwa kebutuhan jaringan yang stabil kini menjadi prioritas, seiring meningkatnya pelayanan publik berbasis digital.
Dalam pemaparannya, Account Manager Government Area 1 Sumbagteng, Wisnu Dharma, menjelaskan rencana optimalisasi jaringan melalui pemetaan ulang wilayah blankspot serta peningkatan kapasitas sinyal di titik-titik strategis. Langkah ini akan menjadi dasar penentuan prioritas pembangunan infrastruktur baru maupun penguatan perangkat yang telah ada.
Salah satu fokus utama adalah pembenahan kualitas sinyal di Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Kuansing. Untuk menjawab keluhan terkait lemahnya sinyal GSM, Telkomsel merancang pemasangan perangkat tambahan pada tower eks TV Kuansing di kawasan tersebut. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan stabilitas komunikasi bagi aktivitas pemerintahan.
Menurut Doni Aprialdi, ketersediaan jaringan yang kuat dan merata bukan sekadar kebutuhan teknis, tetapi bagian dari strategi besar transformasi digital daerah. Ia menilai kolaborasi dengan operator telekomunikasi menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, cepat, dan transparan.
Ke depan, sinergi ini tidak hanya difokuskan pada pusat pemerintahan, tetapi juga diarahkan menyentuh desa-desa yang masih mengalami keterbatasan akses sinyal. Dengan perencanaan bertahap dan berbasis data, Pemkab Kuansing optimistis target bebas blankspot dapat direalisasikan secara menyeluruh.
Editor :Sartika Isniwati
Source : Kadis Kominfoss Kuansing Doni Aprialdi